
Pada September 2024, Provinsi Bali secara bulanan mengalami inflasi sebesar 0,13% (mtm), meningkat dibandingkan bulan sebelumnya yang mengalami inflasi 0,10% (mtm). Secara tahunan, inflasi Provinsi Bali turut meningkat dari 2,32% (yoy) pada bulan Agustus 2024 menjadi 2,67% (yoy) pada September 2024. Inflasi bulanan Provinsi Bali terutama didorong oleh kenaikan harga canang sari, daging babi, pisang, bawang merah, dan sigaret kretek mesin (SKM). Sementara itu, laju inflasi tertahan oleh penurunan harga cabai rawit, cabai merah, bensin, daging ayam ras, dan tomat. Secara spasial, inflasi bulanan terjadi di seluruh kabupaten/kota IHK, dengan inflasi bulanan tertinggi di Tabanan sebesar 0,26% (mtm) dan inflasi tahunan tertinggi di Denpasar sebesar 2,99% (yoy).
Isu Strategis Bali Oktober 2024
- HBKN Kuningan pada 5 Oktober 2024 berpotensi mendorong kenaikan harga komoditas pangan.
- Potensi Kenaikan Harga Bawang Merah seiring dengan berakhirnya masa panen raya di Kintamani dan NTB, yang menjadi pemasok utama Bali.
- Kenaikan Harga Daging Babi diperkirakan terus meningkat karena tingginya permintaan dari luar Bali, seperti dari Sulawesi Utara, Kalimantan, dan Sumatera Utara.
- Kenaikan Harga Emas perhiasan seiring dengan tren kenaikan harga emas di dunia.
Upaya TPID di Bali:
- Pelaksanaan kegiatan Operasi Pasar Murah dan Pemantauan Harga terus diintensifkan, terutama untuk komoditas bahan pangan strategis seperti beras, cabai rawit, telur, bawang merah, bawang putih, gula pasir, dan minyak goreng.
- Optimalisasi Program Gerakan Tanam Pangan Cepat Panen (Genta Paten) memanfaatkan lahan kosong milik Pemprov dan area sekolah dengan menanam komoditas yang menjadi pemicu inflasi seperti cabai, tomat, dan sayuran lainnya. Panen cabai rawit diperkirakan terjadi pada Oktober 2024 dan diharapkan dapat membantu menjaga kestabilan harga cabai rawit.
- Menghimbau agar peternak babi tidak menjual daging babi atau ternak mereka ke luar daerah menjelang Hari Raya Kuningan sehingga kebutuhan daging babi di Bali dapat terpenuhi.
4 Penyebarluasan informasi terkait pelaksanaan operasi pasar dan pasar murah kepada masyarakat terus dilakukan.