High Level Meeting (HLM) Tim Pengendalian Inflasi Daerah (TPID) dan Tim Percepatan dan Perluasan Digitalisasi Keuangan Daerah (TP2DD) Provinsi Bali

Bali, 10 Februari 2026 – Dalam rangka mengoordinasikan beberapa hal penting dan strategis terkait pengendalian inflasi menjelang Hari Raya Nyepi Tahun Baru Caka 1948 dan Hari Raya Idul Fitri 1447 Hijriah serta Percepatan dan Perluasan Digitalisasi Keuangan Daerah Provinsi Bali, maka telah dilaksanakan High Level Meeting (HLM) Tim Pengendalian Inflasi Daerah (TPID) dan Tim Percepatan dan Perluasan Digitalisasi Keuangan Daerah (TP2DD) Provinsi Bali, bertempat di Kantor Perwakilan Bank Indonesia Provinsi Bali. HLM dipimpin oleh Gubernur Bali, Bapak I Wayan Koster dengan dihadiri oleh Bupati/Walikota Se-Bali, Perwakilan Kepala Kepolisian Daerah Bali, Bagian Perekonomian Se-Bali serta adanya paparan dari Deputi Bidang Ketersediaan dan Stabilisasi Pangan Badan Pangan Nasional, Kepala Kantor Perwakilan Bank Indonesia Provinsi Bali, Asisten Deputi Pengembangan BUMN Bidang Industri Infrastruktur, Agro, Farmasi dan Kesehatan Kementerian Koordinator Bidang Perekonomian, Badan Pusat Statistik Prov.Bali, BULOG Wilayah Bali, dan Kepala Dinas Pertanian dan Ketahanan Pangan Prov. Bali.

Dalam HLM ini dibahas berbagai faktor risiko inflasi ke depan, terutama menjelang Hari Besar Keagamaan Nasional (HBKN) Nyepi serta Ramadan–Idulfitri, dengan komoditas utama yang perlu diwaspadai antara lain cabai rawit, bawang merah, beras, daging ayam ras, dan telur ayam ras. Selain itu, peningkatan permintaan pangan seiring pelaksanaan program strategis nasional juga menjadi perhatian dalam menjaga keseimbangan pasokan dan harga. Melalui HLM TPID Provinsi Bali ini, diharapkan mampu menjaga inflasi Bali tetap terkendali dan mendukung pertumbuhan ekonomi daerah yang berkelanjutan sepanjang tahun 2026.