(Bali – Selasa, 7 Juli 2026) Dalam upaya memperkuat tata kelola organisasi dan mendorong peningkatan Tingkat Kematangan Unit Kerja Pengadaan Barang/Jasa (UKPBJ), Sekretariat Jenderal Dewan Nasional Kawasan Ekonomi Khusus (Setjen DN KEK) bersama Kementerian Koordinator Bidang Perekonomian menyelenggarakan kegiatan audiensi dan benchmarking pada Biro Pengadaan Barang/Jasa dan Perekonomian Setda Provinsi Bali. Kegiatan ini berlangsung di Ruang Wiswa Sabha Pratama – Kantor Gubernur Bali.
Pemilihan Biro PBJEK Setda Provinsi Bali sebagai lokus studi banding, didasari oleh keberhasilannya meraih predikat Tingkat Kematangan UKPBJ Level Proaktif di Tingkat Nasional. Kegiatan audiensi ini dirancang sebagai knowledge sharing, yang berpusat pada beberapa agenda, antara lain:
- Strategi dan komitmen yang diperlukan untuk mencapai tingkat kematangan level proaktif.
- Penguatan kelembagaan dan tata kelola UKPBJ agar lebih adaptif dan akuntabel.
- Pengembangan kompetensi berkelanjutan serta manajemen karier Sumber Daya Manusia (SDM) di bidang Pengadaan Barang/Jasa.
- Implementasi manajemen risiko yang rigid serta sistem pengukuran kinerja yang terukur.
- Transformasi Digital yang memanfaatkan sistem informasi terkini guna mendukung efisiensi pengadaan.
- Penerapan pengadaan berkelanjutan (sustainable procurement) serta manajemen pengelolaan vendor yang efektif.
Melalui sinergi dan studi banding ini, Setjen DN KEK dan Kemenko Perekonomian berkomitmen untuk mengimplementasikan hasil pembelajaran yang didapat guna mempercepat transformasi UKPBJ di lingkungan kerja masing-masing menuju tata kelola yang semakin profesional, transparan, dan kredibel.

